Housekeeping Di Industry Hospitality - Fungsi utama, Pengawasan, Manajemen, Housekeeping Rules, dan Profesionalisme

housekeeping Adalah
Secara Etimologi kata housekeeping berasal dari kata house dan keep (Inggris) yang juga sering disebut dengan kata tata graha dalam bahasa Indonesia. House berarti tempat tinggal, keep diartikan mengurus rumah tangga. Secara harfiah, kata housekeeping diartikan sebagai pengaturan dan pemeliharaan rumah. Maka dari kata house keeping tersebut dapat diartikan dengan pemeliharaan dan perawatan rumah tangga yang meliputi semua perabotan yang ada baik yang bergerak atau yang tidak bergerak.

Romekso, (2001 : 5) menyatakan: “housekeeping berasal dari kata house yang berarti rumah dan keeping ( to keep ) yang berarti memelihara, merawat,atau menjaga. Housekeeper adalah orang yang bertugas menjaga, merawat, serta memelihara “rumah.”

Manajemen Tata Graha (5S GOOD HOUSE KEEPING) adalah penataan tempat, dimana tempat yang dimaksud dalam Tata Graha adalah tempat lingkungan dimana kita bekerja, baik itu di perkantoran maupun dipabrik. Manajemen Tata Graha mengandung arti bahwa bagaimana kita mengkondisikan tempat kerja agar menjadi aman dan nyaman sehingga kegiatan pekerjaan menjadi aman dan nyaman sehingga kegiatan pekerjaan kita tidak terganggu yang akhirnya tujuan atau sasaran yang ingin dicapai terpenuhi.



Meskipun pekerjaannya  dianggap ringan dan sederhana, di dalam dunia perhotelan dan hospitality peran Housekeeping Department sangatlah penting. Dalam hotel dan di kapal pesiar, misalnya, skala kebersihan yang ketat adalah standar yang diharuskan, dan kesalahan kecil justru akan menarik perhatian dan memicu keluhan dari tamu. Selain membersihkan secara fisik, Housekeeping Department juga melakukan fungsi penting lainnya, seperti penjadwalan dan perencanaan, serta pengelolaan fasilitas tamu. Karena itulah, biasanya, banyak housekeeping supervisor yang mendapatkan promosi ke jenjang management karena pengalaman pengelolaan yang baik, terutama bagi yang berpendidikan khusus di bidang hospitality.

Fungsi utama Housekeeping

Fungsi utama dari Housekeeping Department adalah menjaga semua area hotel tetap bersih dan memastikan sanitasi yang sempurna sebagai bagian dari pelayanan yang nyata terhadap para tamu dan konsumen. Housekeeping attendant membersihan karpet dan furnitur di koridor, kamar tamu dan public area. Mereka mengumpulkan sampah dan mengosongkan keranjang sampah, mengganti seprai dan membereskan tempat tidur. Mengisi ulang sabun dan tisu toilet di public toilet dan mengganti peralatan mandi dan perlengkapan di kamar tamu. Mereka membersihkan dan memoles furnitur. Di beberapa hotel, mereka juga harus membawakan barang-barang yang diminta para tamu, seperti boks bayi, extra bed, dll. Tangan-tugas fisik ini merupakan kewajiban Housekeeping Attendant dan staf kebersihan yang sebenarnya.


Fungsi Pengawasan

Dalam bisnis perhotelan pekerjaan mengatur dan mengkoordinasikan kegiatan pembersihan dilakukan oleh floor supervisor dan manajer Housekeeping. Mereka menentukan kamar atau wilayah mana yang harus dibersihkan, membuat jadwal kerja, menetapkan tugas dan memeriksa ulang pekerjaan yang telah dilakukan secara ketat. Penjadwalan sering membutuhkan koordinasi  dengan departemen lain di hotel  untuk menghindari terganggunya layanan lain yang sedang berlangsung. Supervisor juga memastikan bahwa peralatan Housekeeping, seperti penyedot debu, Pemoles lantai, dll  dipelihara dengan baik. Saat menerima pengaduan atau complain dari tamu, mereka harus menginvestigasi permasalahan tersebut  dan memastikan bahwa permasalahan itu ditangani dengan baik.

Fungsi Manajemen

Fungsi manajemen Housekeeping  dijalankan oleh tingkatan supervisor  yang lebih tinggi atau manajer, tergantung pada ukuran hotel atau skala operasionalnya. Personel yang menjalankan fungsi ini harus memiliki keterampilan dan pengetahuan dalam hal pengawasan, pengadaan, pengelolaan anggaran dan pemecahan masalah. Sebagai contoh, manajer menetapkan standar Housekeeping dan mengawasi pelatihan – pelatihan terhadap karyawan baru. Mengadakan sesi in-service, menjelaskan kebijakan perusahaan dan mengawasi penggunaan peralatan. Manajer juga mengontrol persediaan, mengurusi catatan penggajian, mengelola  anggaran departemen dan mengatur pengeluaran serta menyediakan laporan tingkat hunian, dll. Peran lain yang tak kalah penting adalah membantu menjaga moral  dan semangat bawahannya tetap tinggi dan memastikan bahwa prosedur keselamatan dipatuhi.


 Hotel Housekeeping Rules

Kenyamanan tamu dan masa tinggal yang lama merupakan prioritas yang utama di industri perhotelan. Selain itu tamu yang kembali (repeater) juga merupakan tujuan yang harus dicapai oleh semua pelaku bisnis perhotelan. Ruangan dan kamar-kamar yang bersih menjadi kesan dan pengalaman tak terlupakan bagi tamu sehingga diharapkan dapat kembali lagi dan memberi referensi kepada klien potensial lainnya. Meskipun peraturan Housekeeping mungkin berbeda dari satu hotel ke yang lain, ada satu aturan dasar dan standar yang harus dipenuhi oleh semua hotel. Tujuan utama dari Housekeeping adalah untuk menawarkan suasana yang bersih dan higienis demi kenyamanan tamu dan pelanggan.


 Memasuki Kamar Tamu

Housekeeping attendant / Roomboy harus mengatur jadwal pekerjaan mereka agar tidak mengganggu kenyamanan tamu. Mereka diwajibkan mengetuk pintu dan menunggu sekitar 10 detik sebelum mengetuk lagi dan berseru; "Housekeeping." Jika tidak ada respon setelah tiga kali ketukan, diperbolehkan membuka pintu sedikit untuk memastikan kamar dalam keadaan kosong sebelum masuk dan memulai pekerjaan. Jika tidak ada tanggapan dari kamar tamu  dan pintu terkunci dari dalam, pada waktu yang telah ditentukan, biasanya 24 jam, seorang Roomboy harus memberitahu atasannya. Supervisor harus memanggil petugas keamanan untuk mengkonfirmasi bahwa tamu tersebut aman


Kegiatan Pembersihan

Petugas housekeeping di hotel diharuskan mengganti linen, membersihkan lantai, membersihkan semua furniture, kamar mandi, dll. Agar tetap dalam keadaan hygienis, semua sabun, shampoo, lotion, dan handuk harus diganti setiap hari. Petugas housekeeping juga harus menggunakan cairan antiseptic yang dianjurkan untuk membersihkan lantai dan semua permukaan perabot hotel. Sebelum tamu datang dan menghuni kamar tersebut, supervisor harus memeriksa dan memastikan bahwa petugas housekeeping telah melakukan prosedur kebersihan yang diberlakukan.



Profesionalisme

Sebagai department yang selalu berhubungan langsung dengan tamu, cara housekeeping personnel menjalankan pekerjaannya sering dijadikan tolok ukur bagi standar sebuah hotel. Housekeeping personnel harus selalu mengenakan seragam yang bersih dan rapi, serta harus bersikap dan bertindak secara tepat. Housekeeping Personnel tidak boleh menjawab pertanyaan dari tamu dengan kasar dan kurang sopan, serta tidak boleh menolak permintaan tamu untuk membersihkan atau melayani mereka. Housekeeping Personnel harus selalu memenuhi tuntutan para tamu dalam batasan profesionalisme sehingga memperkuat kesan bagi tamu terhadap standar hotel yang tinggi.



Penelusuran yang terkait dengan Cara Menyimpan Linen dan Linen Parstock atau Linen Inventory Beserta Cara Perhitungan Parstock
  • cara perhitungan room linen dan amenities
  • par stock adalah
  • par stock linen adalah
  • linen inventory adalah
  • contoh form linen inventory
  • cara menyimpan linen yang baik
  • sebutkan standar persediaan linen hotel dan jelaskan sirkulasi persediaan linen-linen tersebut
  • contoh par stock

0 Response to "Housekeeping Di Industry Hospitality - Fungsi utama, Pengawasan, Manajemen, Housekeeping Rules, dan Profesionalisme"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

!-- Composite Start -->