Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Perhotelan

Pengertian Kecelakaan

Kecelakaan ialah kejadian yang tidak terduga dan tidak diharapkan. Tidak terduga oleh karena di belakang peristiwa itu tidak terdapat unsur kesengajaan, lebih-lebih dalam bentuk perencanaan. Peristiwa kecelakaan disertai kerugian material ataupun penderitaan dari yang paling ringan sampai yang paling berat.

Kecelakaan akibat kerja adalah kecelakaan yang berhubungan dengan pekerjaan pada suatu perusahaan.


Pencegahan

Kecelakaan akibat kerja dapat di cegah dengan :
  • peraturan perundangan
  • standarisasi
  • pengawasan
  • penelitian bersifat tekhnis
  • riset medis
  • penelitian psikologis
  • penelitian secara statistik
  • pendidikan dan latihan-latihan
  • pengarahan
  • asuransi
  • usaha keselamtan pada tingkat perusahaan


Urutan Pertanggung Jawaban

Urutan pertanggung jawaban keselamatan kerja, sesudah pimpinan utama adalah sebagai berikut :

bagian keamanan

bagian keamanan pada suatu industri harus diberi latihan dan mempunyai tugas :
  1. memberi petunjuk dan mengarahkan kejalan yang aman
  2. menerangkan mengenai pengamanan, penyelidikan, dan pemeliharaan
  3. memutar film, slide, atau gambar-gambar kecelakaan
  4. mempelajari dan menyelidiki sebab-sebab kecelakaan

 instruktur

tanggung jawab instruktur terlihat jelas yaitu berkerja dengan baik, bertugas dan berkewajiban :
  1. memberi instruksi dengan benar, tepat, dan aman untuk tiap-tiap bagian yang akan dikerjaka
  2. menyelidiki sebab terjadinya kecelakaan dan kerusakan
  3. melapor segera, bilamana terjadi kecelakaan, kerusakan pada perlatan, dan mencatat peristiwa-peristiwa tersebut

pekerja/ karyawan

pekerja/ karyawan harus selalu waspada pada waktu bekerja, karena tidak ada seorang pun yang celaka atau perlatan rusak tanpa sebab-sebab. Untuk itu pekerja harus :
  1. mentaati peraturan dan instruksi
  2. memperhatikan instruksi untuk bekerja benar dan aman
  3. bertindak benar, tepat pada waktu terjadi kecelakaan
  4. segera melapor pada instruktur bila terjadi kecelakaan, dan
  5. menerangkan penyebab terjadinya kecelakaan atau kerusakan

Tujuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Tujuan dari penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja adalah sebagai berikut:
  1. Melindungi para pekerja dan orang lain di tempat kerja,
  2. Menjamin agar setiap sumber produksi dapat dipakai secara aman dan efisien, Menjamin proses produksi berjalan lancar.

Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Di era globalisasi dengan persaingan bebas dan terbuka, sosialisasi dan penggunaan standart acuan untuk industri seperti standart kualitas, manajemen kualitas, manajemen lingkungan dan juga kesehatan dan keselamatan kerja. Definisi atau pengertian dari sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja adalah merupakan bagian dari sistem manajemen keseluruhan yang meliputi struktur organisasi, perencanaan, tanggung jawab, pelaksanaan atau implementasi, prosedur, proses dan sumber daya-sumber daya yang diperlukan dalam pengembangan dan penerapannya, studi pencapaian dan pemeliharaan dari kebijakan kesehatan dan keselamatan kerja agar pengendalian resiko yang berhubungan dengan aktifitas kerja, penggunaan alat, penciptaan tempat kerja yang aman dan nyaman, produktif dan efisien.


 Unsur dan element dalam sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja (berbagia sumber):


Komitmen dan Kebijakan
  • Komitmen dan Kepemimpinan
  • Penilaian awal tentang kesehatan dan keselamatan kerja
  • Kebijakan tentang kesehatan dan keselamatan kerja


Perencanaan
  • Perencanaan identifikasi bahaya, penilaian dan pengendalian resiko
  • Peraturan perundangan dan aturan lainnya
  • Traget dan tujuan yagn ditetapkan
  • Penentuan indikator kinerja
  • Perencanaan awal dan aktifitas yang sedang berlangsung

Penerapan dan pelaksanaan
  • Jaminan Ketrampilan
  • Sumberdaya manusia, alat dan material (dana atau uang)
  • Integrasi
  • Tanggung jawab
  • Konsultasi, motivasi dan penghargaan
  • Latihan dan kompensasi

Aktifitas pendukung
  • Komuinikasi
  • Pencatatan
  • Dokumentas
  • Proses dan operasi dokumen
  • Pemeliharaan catatan dan manajemen informasi
Identifikasi sumber bahaya, penilaian dan pengendalian resiko   
  • Mengidentifikasi sumber bahaya
  • Penilaian faktor resiko
  • Tindakan-tindakan yang diambil
  • Skema dan rekayasa alat
  • Tindakan administratif
  • Tinjauan ulang kontrak
  • Pembelian
  • Prosedur dalam menghadapi keadaan darurat dan bencana yang timbul
  • Prosedur dalam menghadapai kecelakan
  • Perencanaan prosedur pertolongan keadaan darurat

Pengukuran dan evalusi
  • Inspeksi dan evalusi
  • Audit sistem manajemen kesehatan dan keselamtan kerja
  • Tindakan perbaikan dan pencegahan


PERTOLONGAN PERTAMA

Pertolongan pertama adalah pertolongan sementara yang diberikan kepada seseorang yang sakit mendadak atau mendapat kecelakaan sebelum mendapatkan pertolongan dari seorang yang ahli atau dokter.
Tindakan- tindakan pertolongan pertama senagai berikut :
  1. mengirim segera penderita kerumah sakit atau memanggik dokter
  2. menghentikan pendarahan
  3. mencegah atau mengatasi shock
  4. mencegah infeksi
sedangkan sikap yang harus dimiliki oleh seorang penolong adalah :
  1. tenang
  2. tegas
  3. ulet dan sungguh- sungguh




Penelusuran yang terkait dengan Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Perhotelan
  • contoh penerapan kesehatan dan keselamatan kerja di hotel
  • gambar alat keselamatan kerja di hotel
  • upaya keselamatan kerja di bidang perhotelan
  • jenis upaya keselamatan kerja di bidang perhotelan
  • upaya keselamatan kerja dalam bidang perhotelan
  • jenis upaya keselamatan kerja dalam bidang perhotelan
  • tuliskan beberapa jenis upaya keselamatan kerja yang anda ketahui dalam bidang perhotelan
  • upaya keselamatan kerja di perhotelan

0 Response to "Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Perhotelan "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

!-- Composite Start -->