Bagian-bagian Bar Beserta Lay Out Bar/Desain Bar Pembahasan Lengkap


Apabila kita mengunjungi sebuah Bar, maka kita akan mendapatkan/melihat beberapa bagian dimana Bar Staff bekerja. Dalam garis besarnya bagian Bar ini terbagi dalam dua bagian utama yaitu PRODUCTION AREA (daerah/tempat produksi) dan SERVICE AREA (tempat pelayanan tamu).
 

 Pengertian Bar


Kemudian pengertian bar berkembang menjadi “suatu tempat yang menjual berbagai minuman alkohol maupun non alkohol dan menyediakan tempat untuk menikmati minuman tersebut berikut pelayanan dengan tujuan mendapatkan keuntungan”. Sedangkan bartender adalah orang yang bekerja di bar dan ahli dalam bidang mencampur minuman. Ilmu mencampur minuman di sebut “ Mixologi” dan minuman campurannya dinamakan “Cocktail”.
.  
 

Ruang Lingkup Bar

Untuk memudahkan pengenalan, bar dapat dibagi berdasarkan fungsi serta berdasarkan jenis-jenis bar yang dioperasikan yaitu sebagai berikut :
 


a). Public Bar

Bar yang terdapat dalam sebuah hotel maupun diluar hotel yang lokasinya terlihat oleh para tamu. Karena letak dan posisi bar atau counter langsung berada pada Service Area, dimana Bartender atau Bar Staff langsung berhadapan dengan tamu (guest contact) sehingga proses pembuatan minuman pesanan tamu dapat dilihat / disaksikan para tamu.

Adapun jenis-jenis Public Bar antara lain :
  • American Bar, bar yang menjual minuman serba lengkap dengan performance yang mewah dan eksklusif. Organisasi bar cukup lengkap dengan tenaga kerja yang terampil. American Bar mempunyai Coctail lounge yang cukup luas dan megah sehingga kebanyakan pengunjungnya berasal dari kalangan High society. 
  • Apperitif Bar, bar yang menyajikan minuman dalam jenis yang sangat terbatas. Pada umumnya bar seperti ini menyediakan minuman jenis aperitif yaitu minuman yang dapat membangkitkan selera makan sehingga kebanyakan dikunjungi orang ketika waktu menjelang makan. 
  • Coctail Bar, tempat dimana para tamu dapat relaks sambil mendengarkan lagu dengan diiringi musik hidup dan pelayanannya bersifat resmi atau formil. 
  • Snack bar, merupakan jenis bar yang khusus menjual makanan ringan disamping menjual minuman beralkohol maupun tidak beralkohol tetapi dengan jumlah yang terbatas. 
  • Shunken bar, bar jenis ini dibuat dalam ruang terbuka seperti kolam renang, danau, dan tepi pantai. Minuman yang disediakan adalah soft drink, beer, dan minuman beralkohol dalam jumlah terbatas ditambah dengan berbagai macam snack. 
  • Bar & Night Club (Discotique), dibuka pada malam hari dan tutup hingga larut malam sebagai tempat dimana para tamu menghibur diri sendiri sambil minum dan berdansa dengan didiringi pertunjukan musik. 
  • Expresso Bar, bar ini berasal dari Italia, komoditas utama adalah Coffee Expresso khas Italia dan juga menyediakan minuman beralkohol dalam jumlah yang terbatas. 
  • Café Bar, bar ini sebenarnya berasal dari Perancis dengan istilah “ Bar de Café“ dan tidak terlalu besar yang khusus menjual Berewed Coffee serta beberapa jenis minuman sebagai selingan atau tambahan. 
  • Piano Bar, ruangan tempat tamu bersantai sambil menikmati minuman dan mendengarkan permainan piano.

b). Service Bar

Bar yang melayani tamu secara tidak langsung dan mempunyai satu ruangan saja yaitu ruangan bartender. Ruangan ini membantu pesanan minuman yang datang dari Room Service, Restaurant, dan sebagainya. Biasanya bar ini terletak dibagian belakang restoran atau dekat dengan kitchen.

c). Portable Bar

Bar kecil yang dapat berpindah-pindah atau bar beroda yang biasanya digunakan pada acara jamuan makan Coctail Party atau pada acara Banquet. Bentuk bar ini tidak berbeda dengan sebuah rak atau kereta dorong yang diberi rak sebagai tempat display minuman.

Ada beberapa faktor penting yang diperlukan dalam merencanakan pembuatan bar (Lay Out Bar) yaitu :

  1. Lokasi, yaitu terletak dekat lobby, kolam renang, atau dipuncak hotel.
  2. Tipe Bar, yaitu bentuk diskotik, karaoke, piano, bar dan lain-lain.
  3. Bentuk Meja Bar, yaitu berbentu huruf L, huruf D, memanjang dan gitar.
  4. Pengunjung, yaitu bersifat Formal atau Informal.
Selain itu bar juga memiliki 4 ( empat ) area yang terdiri dari :

1. Bar Display, terletak dibelakang barman dimana diletakkan botol-botol minuman dari aperitif sampai after drink dinner, selain pajangan juga berguna untuk menarik minat para tamu untuk membelinya.

2. Bar Station, tempat bartending memproduksi minuman yang dirancang sedemikian rupa, dilengkapi dengan speed rack, ice bean, freezer, sink unit, tempat gelas dan lain-lain yang terbuat dari stainless dan mudah dibersihkan.

3. Bar Counter, terletak antara bar station dan bar lounge sesuai dengan fungsinya dibagi dua sebagai pemisah yaitu tamu dan barman dibatasi meja bar.

4. Bar Lounge, ruangan yang terletak didepan bar, interiornya dibuat sangat menarik dan serasi, mulai dari meja, kursi, lampu, ventilasi, dan hiasan disekitarnya serta iringan alat musik yang indah sehingga membuat para tamu betah duduk berlama-lama menikmati minuman yang dihidangkan.


Fungsi Bar

Fungsi bar dalam suatu hotel adalah :
  1. Sebagai salah satu pelengkap fasilitas hotel
  2. Sebagi salah satu sumber pendapatan hotel
  3. Sebagai salah satu usaha diluar usaha hotel


Lay Out Bar/Desain Bar


1. Bar Counter
Yaitu suatu pengahalang bagian depan yang fungsi nya sebagai pemisah antara tamu dengan pekerja bar dan biasanya dilengkapi dengan kursi tinggi di depannya untuk para tamu yang duduk, tinggi Bar Counter yang ideal sekitar 110cm.

2. Space
Banyak bar yang mempunyai Space (Jarak) terlalu kecil, yang ideal adalah antara Bar Counter dengan Back Cupboard/Back Wall adalah 100-125cm ini memudahkan jangkauan Bartender untuk mengambil sesuatu untuk keperluan operation seefisien mungkin.

3. Floor (Lantai)
Bahan yang terbaik untuk lantai adalah yang mudah dibersihkan dan dikeringkan serta tidak licin, untuk menghindari kecelakaan kerja pada saat operation.

4. Back Wall
Yaitu bagian yang berada di belakang counter yang berfungsi sebagai tempat menaruh dan memajang minuman (Bottle Display) serta gelas-gelas dengan pengaturan yang menarik dan atraktif.

5. Glass Display
Letaknya biasanya di atas counter, yang mana fungsinya untuk memajang (mendisplay) gelas. Biasanya hanya untuk gelas yang berkaki (Steam Glass), dimana gelas-gelas berkaki tersebut digantung di hanger.

6. Cocktail Station
Yaitu tempat untuk menyimpan minuman yang akan dijual. Pada umumnya adalah jenis Pouring Brand, serta dilengkapi dengan tempat untuk menaruh juice, ice cube, garnish, dan sink untuk mencuci gelas, peralatan Bar dan untuk mencuci tangan.

7. Sink/Plumbing
Yaitu tempat untuk mencuci gelas serta peralatan Bar yang kotor. Penempatannya biasanya disudut Bar agar tidak terlihat oleh tamu yang duduk di Counter.

8. Drawer/Cabinet
Yaitu tempat untuk menyimpan stock minuman, dan barang-barang keperluan lainya setelah Bar tutup.

9. Chiller/Refrigeration
Yaitu tempat penyimpanan minuman yang perlu didinginkan seperti: Beer, Wine, Champagne, Milk serta buah-buahan. Suhu sekitar 11-14 derajat.

10. Cashier Desk
Yaitu ruangan dimana Cashier membuat check atau bill, menerima pembayaran, dan mengerjakan tugas-tugas lainya. Cashier desk biasanya didalam Bar Counter ataupun berada di Hall Area.





Demikian Penjelasan Tentang Bagian-bagian Bar Beserta Lay Out Bar/Desain Bar Pembahasan Lengkap. Semoga Bermanfaat dan Jangan Lupa di Share. Trimakasih

Penelusuran yang terkait dengan bar counter adalah
  • bar station adalah
  • bar knowledge
  • ilmu dasar bartender
  • bar supplies dan contohnya
  • istilah di bar
  • bar utensil adalah
  • tempat garnish bar
  • apa fungsi bar di dalam sebuah hotel

0 Response to "Bagian-bagian Bar Beserta Lay Out Bar/Desain Bar Pembahasan Lengkap"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

!-- Composite Start -->