Pengertian Status Kamar Meliputi Prosedure first checking dan Memasuki Kamar,

Admin
0
AKSES KE KAMAR UNTUK PELAYANAN


Status Kamar
Kondisi atau keadaan kamar itu ditulis dengan kode atau simbol, yang umumnya hampir sama untuk semua hotel.
Kode atau Simbol  (Istilah Status Kamar)
OC  (Occupied )
:
Kamar tersebut ditempati oleh tamu
V  (Vacant )
:
Kamar itu sudah kosong namun belum siap dijual karena  belum dibersihkan.
VC (Vacant  Clean )
:
Kamar itu sudah kosong dan sudah dibersihkan namun  belum siap dijual
VCI
(Vacant Clean Inspection)
:
Kamar itu sudah kosong, sudah dibersihkan dan sudah diperiksa oleh supervisor, sehingga kamar siap untuk dijual
CO (Check Out)
:
Tamunya meninggalkan hotel /kamar dan sudah membayar rekening
SO (Sleep Out)
:
Tamu hotel itu diluar ( tidak menempati kamar yang disewa )
DD (Don’t Disturb)
:
Tamu tersebut tidak mau diganggu
DL (Double Lock)
:
Kamar tersebut dikunci dua kali sehingga tidak bisa dibuka dengan kunci kamar
OOO ( Out of Order )
:
Kamar tersebut tidak bisa dijual, karena ada kerusakan





 Housekeeping extra items:
  •  Extra bed
  •  Baby cot
  • Iron & iron board
  • Transpormator
  • Con plug

Berdasarkan hasil pemeriksaan kondisi atau status kamar itu, seorang pramugraha bisa menghitung jumlah tempat tidur yang akan dibersihkan.  Ini berarti , bahwa jumlah lena yang diperlukan bisa diketahui

First Checking

Tujuan dari first cheking ini adalah untuk memeriksa keadaan status kamar secara nyata (riil)  dengan status kamar berdasarkan data dari Print Out Computer, pekerjaan ini biasanya dilakukan oleh floor supervisor atau room attendant dipagi hari sambil mengecek cucian tamu (guest laundry)
Prosedure first checking:
  1. ebelum mengetuk pintu/bel harus diperhatikan  ada tanda Don’t Disturb Sign atau tidak. Karena kamar-kamar dengan tanda-tanda tersebut tidak boleh diganggu/diketuk/bel.
  2. Setiap mau masuk kamar  harus mengetuk/mengebel dengan menyebut roomboy, checking minimal 3x walaupun kita yakin kamar tersebut tidak ada penghuninya.
  3. Kalau tidak ada jawaban, buka pintu pelan-pelan dengan mengucapkan excuse me periksa  keadaan kamar dengan seksama, berapa tempat tidur yang dipakai oleh tamu dan apakah ada kerusakan –kerusakan yang ditemukan, kalau ada cepat laporkan kepada Floor Supervisor untuk dibuatkan WO dan segera dikirim ke Engineering.   
  4. Kamar kosong (vacant:) periksa apakah segala sesuatunya dalam keadaan baik dan komplit
  5. Kamar Check-out : periksa apakah ada barang-barang hotel yang terbawa oleh tamu atau apakah ada barang-barang tamu yang tertinggal, kalau ada cepat laporkan kepada floor supervisor untuk caeapt di follow-up, juga diinformasikan ke housekeeping office.
  6. Kamar yang tamunya  ada didalam kamar, supaya tamunya tidak tersinggung, tanyakan  apakah ada Laundry/cucian yang akan  dikirim ke Laundry.?
  7. Kamar yang tamunya Sleep Out, laporkan kepada Floor Supervisor agar di Double Lock oleh Duty Manager.
  8. Kamar yang ON/Occupied no luggage. Andaikan tidak ketemu sendiri sama tamunya, laporkan saja sebagai check out room..
  9. Setelah selesai  melakukan pemeriksaan, catat hasilnya pada Room Attendant sheet, dan segera laporkan kepada Floor Supervisor.  Diwaktu menyalin ke dalam Room Boy sheet, dicatat juga hal yang perlu dari kamar-kamar tersebut.


Memasuki Kamar.

Doronglah kereta ke depan pintu kamar yang akan dikerjakan. Letakkan kereta sejajar dengan corridor, jangan sekali-kali menaruh kereta dengan posisi melintang.  Usahakan agar kereta tidak menyentuh tembok kamar.

Bila kereta itu tertutup pada satu sisinya, hadapkan bagian yang terbuka ke pintu kamar, supaya mudah mengambil dan menaruh perlengkapannya.  Setelah kereta ditaruh dengan tepat, ketuklah pintu kamar dengan punggung jari, ketuk jangan terlalu keras dan jangan terlalu lembut.  Ketuk pintu 3 kali, sambil menyebut identitas diri atau departemen anda.

Jangan sesekali mengetuk pintu dengan kunci atau pulpen, agar supaya pintu itu tidak ternoda atau lecet.
Kalau tidak ada jawaban, ulangi lagi untuk yang kedua dan ketiga kalinya.
Bila tidak ada jawaban pula, masukkan kunci di pintu dan bukalah pintu perlahan-lahan.  Andai kata ada tamu yang tertidur tutuplah kembali pintu secara perlahan-lahan, bila ternyata tamunya tidak ada gantunglah tanda pramugraha pada pegangan/tombol pintu sebelah luar.

Apabila waktu anda mengetuk pintu ada jawaban dari tamu dan menyuruh anda masuk atau pintunya dibuka oleh tamu, sapalah tamu itu dengan sopan dan ramah.
Kalau anda sudah mengetahui nama tamu tersebut sapalah dengan menyebut namanya.
Lanjutkan dengan permintaan untuk mengerjakan  kamarnya.
Contoh  :   “Selamat pagi ……….,
                  Bolehkah saya mengerjakan kamar bapak sekarang ? atau        
                       Good morning ………    May I clean your room now ?     

Setiba anda dalam kamar tamu, periksa semua bola lampu, dengan cara menyalakan kemudian  mematikannya.  Laporkan atau catat bila ada lampu yang mati. Periksa semua perlengkapan yang lain seperti TV, AC, Refrigerator, dll  catat  dan laporkan kalau ada kerusakan.
Buka draperis dan set temperatur AC pada posisi normal/sedang.   

 Bila ada pakaian tamu yang hendak dicuci, hubungi bagian binatu melalui telepon, atau langsung diantar ke bagian binatu (sesuai dengan ketentuan yang berlaku).  Jika harus diantar oleh pramugraha, periksa dan cocokanlah dengan daftar cucian yang telah diisi oleh tamu.

 Ambil sampah dari kamar dan kamar mandi, buang sampah ke dalam kantong plastik yang ada di garbage humper pada kereta trolley.  Sebaiknya sampah dimasukkan ke dalam kantong plastik jika disediakan,

Kalau ada alat-alat Room Service (Pelayanan makan dan minum di kamar) keluarkan dan letakkan di servis area, atau  hubungi bagian “room service, melalui telepon.


Hal-hal yang perlu diperhatikan Pada saat tamu ada di kamar

(When The Guest in the room)
  • Mintalah maaf jika menggangu tamu, dan tanya kapan waktu yang tepat bagi anda untuk kembali lagi dan membersihkan kamar.
  • Jika tamu sedang tidur, tinggalkan kamar secara perlahan . Jika anda menyalakan lampu, matikan lampu tersebut kembali.
  • Jika anda mendengar suara yang menunjukkan bahwa tamu ada di kamar mandi dan mungkin tidak mendengar anda, tinggalkan kamar secara perlahan.
  • Jika tamu tersebut dapat mendengar anda dari kamar mandi, mintalah maaf dan bilang bahwa anda akan kembali lagi nanti
  • Pada saat memasukki kamar jangan meninggalkan kunci kamar pada trolley cart,  hal ini bertujuan untuk menghindari hal-hal yang tidak diharapkan baik oleh petugas lain maupun tamu yang lewat.


Post a Comment

0Comments
Post a Comment (0)
close